Puisi Kesedihan Motor DT (sedih)

Sejarah dua puluh tahun yang silam mengenang motor DT selalu kutumpangi.



Motor DT

mencari kayu ditengah hutan
untuk bahan api membuat sarapan
sore hari setelah upahan
mengerjakan kebun ngoret harian

motor DT di selah berlahan
tertampang karet ban
robekan ban hitam kelam

ibu ikut aku didepan
melaju kencang diturunan
sehabis hujan
jalan licin tak karuan

pakai rante diban
tradisi kalau diguyur hujan
Pasti motor DT tak bisa jalan

didepan halaman
banyak kayu basah karena hujan
tak bisa nyalakan api tak makan
besok pagi baru kering bisa sarapan

By: Dalang Wanataka 13:2014


Post a Comment

0 Comments